Sabtu, 31 Desember 2011

Sebuah Konsep #GeografiBersatu! (part 1)

Kali ini, akan coba gue jelaskan mengenai konsep Gografi Bersatu yang gue gembar-gemborkan dan dijadikan jargon dalam pemilihan Calon Ketua BEM KM FGE UGM beberapa waktu yang lalu.
Apa sebenarnya maksud yang terkandung didalamnya? Kemana arah tujuannya? Bergerak atas alasan apa dan untuk apa?

Semua pertanyaan itu akan coba gue jawab di tulisan gue kali ini.


Tapi sebelumnya, gue ingin menjelaskan dulu seberapa penting posisi kita serta seberapa besar potensi yang kita miliki dilihat dari kedudukan kita yang merupakan bagian dari Fakultas Geografi UGM.


Welcome to the best place to solve all your lab reports! YEAAHH.!!


Fakultas Georgafi adalah satu dari 18 fakultas yang ada di Universitas Gadjah Mada. Dan UGM, merupakan universitas tertua di Indonesia, yang didirikan dengan tujuan mulia, agar semua rakyat Indonesia bisa mendapatkan pendidikan tinggi yang lebih baik. Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia, saat meresmikan universitas ini pun memberikan pesan bahwa universitas ini harus tetap menjadi kampus kerakyatan, dan tetap membumi.


Kita tidak usah dulu bertanya-tanya : lalu apakah sekarang kampus ini masih tetap menjadi kampus kerakyatan?


JANGAN DULU, karena bukan itu fokus dari tulisan kali ini.


Gue mau membuka mata teman-teman semua, bahwa kita saat ini sedang menuntut ilmu di sebuah universitas yang luar biasa. Di Indonesia, UGM dijadikan sebuah patokan oleh yang lain untuk contoh pendidikan tinggi yang baik. Bahkan beberapa kali kita dijadikan sebagai universitas nomor 1 di Indonesia.


Bukannya mau sombong atau arogan. ENGGAK!

Tapi emang realitanya seperti itu.


Coba teman-teman pikirkan. Di universitas mana lagi di Indonesia, apabila ada mahasiswanya yang menjadi juara atau finalis di kompetisi-kompetisi nasional bahkan internasional, tapi tidak disanjung-sanjung atau “didewakan” secara berlebihan oleh lingkungannya?


Yaa di UGM sob!


Mungkin pujian akan tetap diberikan, tapi itu hanya diawal-awalnya saja. Setelah itu, selesai sudah.


Contoh nyatanya, teman saya, Haviz (GEL 09) merupakan orang yang membawa tim PKM-nya tembus PIMNAS 2011 di Makassar. Walaupun tidak berhasil merebut satupun medali disana, tapi setidaknya ia ikut berpartisipasi untuk UGM meraih Juara Umum di PIMNAS tersebut. Sebuah prestasi yang patut dibanggakan bukan?


Tapi kenyataannya, sekembalinya ia dari Makassar, statusnya sebagai finalis PIMNAS tidak terlalu berpengaruh di kesehariannya. Dia tetap saja dijadikan bahan ejekan oleh teman-teman yang lain, seperti biasanya sebelum ia lolos PIMNAS. Teman-teman masih lebih melihat dia sebagai “seseorang yang cuma bisa berwacana” dibandingkan “seseorang yang menjadi finalis PIMNAS 2011”.


Mengenaskan.


Contoh percakapan yang pernah terjadi di kehidupan sehari-hari (True Story):

(latar belakang : sedang kumpul-kumpul dan ngobrol-ngobrol ngece Haviz)

Teman-temen : HAHAHAHA..! (ngetawain Haviz)

Haviz : Heh kowe ngopo tho do ngece aku? Aku cah pimnas lhoooo..!

Seorang teman : Kowe cah pimnas Viz? Lha njug ngopooo.??

Teman-teman : HAHAHAHHA..! (ngetawain Haviz lagi, kali ini makin keras)


Kejam.

Hidup itu pahit jendral!


Haviz malang yang tersia-siakan oleh alam


Prestasi itu, yang walaupun membanggakan memang, tapi ternyata dianggap tidak terlalu luar biasa oleh teman-teman yang lain.

Bukannya mau mengkerdilkan prestasinya, tetapi bagi kami, hal itu memang lumrah. Itu adalah prestasi yang sering didapatkan oleh mahasiswa UGM.

Tidak terlalu “wah”.

Sesuatu yang wajar dan memang seharusnya begitulah adanya.


* * *


(insya Allah berlanjut) :D


Ucapan Terima Kasih Untuk Semua


"Jangan pernah meminta kepada Allah untuk meringankan beban amanah yang kau terima, tapi mintalah diberikan bahu yang kuat untuk mampu menanggung semua amanah tersebut."
Rangkaian agenda PEMIRA Fakultas Geografi UGM tahun 2011 sudah berakhir sejak 2 hari yang lalu. Mulai dari pendaftaran Calon Ketua, verifikasi berkas dan persyaratan, launching Calon Ketua, masa kampanye, debat Calon Ketua, pemungutan suara selama 3 hari, hingga puncaknya adalah perhitungan surat suara yang berlangsung di Selasar Fakultas Geografi UGM.

Dan seperti yang kita ketahui bersama, setelah proses perhitungan suara telah diselesaikan, didapatlah seorang Ketua BEM KM FGE UGM yang baru untuk periode tahun 2012 mendatang.
Periode yang diyakini akan lebih berat dari periode-periode yang sebelumnya. Dimana di periode ini permasalahan dan tantangan yang dihadapi lebih kompleks, lebih berat, dan lebih menantang.

Ucapan selamat, doa, pesan, serta pengharapan menanggapi hasil dari perhitungan suara tersebut datang dari mana-mana. Baik itu diberikan secara langsung maupun lewat pesan singkat, telepon, mention di akun twitter, hingga postingan di akun facebook saya.
Maka dari itu, sangat arogan rasanya seandainya saya tidak memberikan tanggapan atas amanah yang telah dipercayakan ke saya dan menjawab segala macam ucapan yang telah diberikan.

Dan tulisan ini memang sengaja dibuat untuk itu.

Pertama-tama.
Ucapan syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT, atas segala kuasa-Nya telah memilih saya untuk menerima dan mengemban amanah ini. Insya Allah tidak akan saya sia-siakan amanah ini. Akan saya perjuangkan sekuat tenaga hingga raga ini tak sanggup lagi menanggungnya.

Terima kasih yang sedalam-dalamnya tak lupa saya ucapkan untuk kedua orang tua saya, yang walaupun sering disusahkan dan dibuat kecewa dengan pola tingkah laku anak sulungnya ini tapi tetap bersabar dan memberikan dukungan atas langkah positif yang saya pilih.
Tanpa doa restu dan ridho mereka, tidak mungkin saya masih sanggup bertahan dalam perjuangan ini.
Bagi saya, mereka adalah orang tua terhebat di seluruh dunia.

Terima kasih kepada adik-adik yang senantiasa menjadi pelecut semangat saat jiwa ini lemah dan down. Keberadaan kalian membuat saya yakin bahwa selain harus bisa menjadi seorang anak yang menjadi kebanggaan orang tua, saya juga harus bisa menjadi seorang kakak yang mampu menjadi panutan bagi adik-adiknya. Tanggung jawab moral itu makin membesar dari hari ke hari.
Tumbuh besarlah adik-adikku. Tumbuhlah menjadi generasi muda Indonesia yang mampu membawa negeri ini ke titik yang lebih baik dari hari ini.

Terima kasih kepada rekan-rekan seperjuangan, teman-teman advokasi se-UGM. Berbagai macam diskusi hingga obrolan ringan yang kita lakukan itulah yang menjadikan salah satu modal saya untuk memperjuangkan aspirasi teman-teman mahasiswa selama menjadi Kepala Departemen Advokasi BEM KM FGE 2011 dan insya Allah dalammenjalani amanah berikutnya yang lebih besar di 1 tahun ke depan.
Dimanapun kalian berada, tetaplah setia di garis massa teman-teman. Karena diam adalah penghianatan.

Terima kasih kepada Mas Fuad, Mas Wawan dan Mas Huda, murobbi halaqah saya. Juga kepada teman-teman liqa' saya. Merekalah orang-orang yang menjadi tempat saya menceritakan berita baik dan berita buruk dikeseharian (qodoya rowa'i) serta memberikan solusi atas permasalahan yang sedang saya hadapi. Karena saya yakin, persaudaraan karena ukhuwah islamiah lebih erat ikatannya dibanding dengan persaudaraan sedarah.

Terima kasih kepada rekan-rekan Geografi yang telah membantu dan mendukung saya dalam perjuangan ini. Teman seangkatan, kakak angkatan, adik angkatan, sejurusan seprodi, bahkan beda jurusan dan beda prodi. Baik itu rekan-rekan Tim Sukses, simpatisan, hingga kelompok yang menamakan diri mereka sebagai : Zen Garis Keras. Terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk bersama-sama merumuskan rencana strategis, untuk berdiskusi, untuk bertukar pikiran mengenai permasalahan yang sedang dan akan dihadapi, untuk mendesain dan memasang poster dan spanduk, untuk mengkampanyekan ke teman-temannya agar ikut berpartisipasi dalam PEMIRA FGE UGM 2011, dan untuk yang lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.
Dan yakinlah, Allah SWT pasti melihat seberapa besar usaha yang telah kita lakukan.
Sehingga tidak berlebihanlah rasanya, apabila saya mengatakan bahwa : ini adalah kemenangan bersama, bukan kemenangan pribadi.

Terima kasih kepada panitia PEMIRA BEM KM FGE UGM 2011 baik KPF, Tim SC dan Tim Banwasra. Terima kasih telah bekerja maksimal dan sekuat tenaga untuk mensukseskan PEMIRA kali ini. 513 surat suara yang telah dipergunakan dari total 600 surat suara yang dipersiapkan oleh panitia berarti menunjukkan partisipasi mahasiswa dalam PEMIRA kali meningkat drastis dibandingkan dengan tahun lalu. Dan ini membuktikan bahwa demokrasi di Geografi belum mati!

Terima kasih kepada 337 teman-teman mahasiswa yang telah mempercayai saya untuk menjadi Ketua BEM KM FGE UGM tahun 2012. Insya Allah amanah ini tidak akan saya khianati.
Sekali lagi, saya tidak memimpin sendiri, tapi memimpin bersama teman-teman sekalian. Saya tidak bergerak sendiri, tapi bergerak bersama teman-teman sekalian.
Kontribusi teman-teman sangat saya harapkan untuk merealisasikan konsep "Geografi Bersatu!" yang saya tawarkan. Tidak sekedar menjadi mahasiswa yang menuntut perubahan, tetapi mari menjadi mahasiswa yang mampu membuat perubahan.

Tak lupa, terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya khusus saya berikan kepada Anggit Adi Wijaya, sang calon pemimpin masa depan. Salah satu dari keluarga advokasi saya di BEM KM FGE UGM 2011. Satu dari sekian banyak generasi muda di Geografi yang bersedia turut serta memeriahkan pesta demokrasi mahasiswa Geografi ini. Diperlukan mental, semangat, dan keberanian yang lebih untuk mau maju menjadi Calon Ketua BEM KM FGE UGM, dan dia menunjukkan bahwa ia memiliki semuanya. Salut!
Di dalam perjuangan ini, kamu tidaklah kalah. Kamu tetap menang, karena bagi saya, ini adalah kemenangan bersama.
Seperti yang dikatakan Mas Wawan kepada saya (entahlah apakah ini juga disampaikan ke kamu) : "bahwa manakala sedari awal kita telah berpihak kepada kebenaran, maka pada hakikatnya kita telah menang. Bahkan jauh-jauh hari sebelum pertandingan itu dimulai."

159 suara yang kau peroleh menjadi bukti bahwa teman-teman sudah mempercayaimu. Harapannya, ini dijadikan sebagai sebuah pembelajaran yang mahal harganya untukmu Nggit, dan buktikan bahwa teman-teman yang memilihmu tidaklah memilih orang yang salah.
Mari berkontribusi bersama!
Mewujudkan Georgafi Bersatu dengan Semangat Perbaikan!! :D


Sepakat!


Memang saya tidak mampu membalas semua itu, tapi biarlah nanti Allah SWT yang membalas semuanya :)



Hormat saya,



M. Zain Wicaksono
Ketua BEM KM FGE UGM terpilih Tahun 2012

Kamis, 29 Desember 2011

PEMIRA #Geografi 2011

Hari ini -Kamis, 29 Desember 2011- adalah hari terakhir PEMIRA (Pemilihan Mahasiswa Raya) Fakultas Geografi UGM 2011.

PEMIRA Fakultas Georgafi UGM berlangsung selama 3 hari, sudah berlangsung sejak hari Selasa, 27 Desember 2011 lalu. Dan rencananya akan berakhir di hari Kamis ini, jam 16.00 WIB.
Lebih telat dari PEMIRA UGM yang diselenggarakan 1 minggu sebelumnya dan sudah menghasilkan Presiden Mahasiswa yang baru. Bahkan PEMIRA di fakultas lain pun juga sudah selesai, berbarengan dengan PEMIRA UGM.

Entah kenapa, kok PEMIRA di Geografi bisa telat seminggu dari agenda yang sudah direncanakan.
Gue gak tau pasti alasan sebenernya.
Biarlah ini menjadi rahasia Panitia Pelaksana PEMIRA dan Allah SWT aja.

Dan seperti yang teman-teman tau, bahwa gue juga maju falam PEMIRA kali ini. Semua alasan dan latar belakang kenapa gue maju, visi misi berikut dengan arahan kerja, serta dukungan-dukungan dari orang-orang yang berjuang bersama gue udah sempat gue tulis di blog ini.

Tapi sekarang, walaupun diubek-ubek juga gak bakal ditemukan tulisan gue itu.
Karena udah gue hapus.

Emm.. lebih tepatnya, terpaksa gue hapus.
Karena diminta sama Tim BANWASRA untuk menghapus semua amunisi-amunisi yang digunakan untuk berkampanye. Dan semua postingan gue itu ternyata juga dikategorikan ke dalam bentuk kampanye.

Sebenernya gak rela untuk hapus tulisan itu, gak rela banget.
Tapi mau gimana lagi. Itu merupakan peraturan yang udah ditetapkan. Dan gue adalah orang yang ikut bermain didalamnya. Jadi tetep harus mengikuti "cara main" yang udah ditetapkan dong yaa..

Sportif.

Perhitungan suara akan dilakukan hari ini juga jam setengah 5 sore nanti (insya Allah tepat waktu kalo gak ada hambatan).
Terpelas siapapun yang nanti akan menang, Gue harap orang itu adalah benar-benar orang yang tepat dan dibutuhkan saat ini untuk memimpin BEM KM FGE UGM di tahun 2012 mendatang.

Seperti yang Anggit pernah bilang ke gue beberapa waktu yang lalu :

"Saya yakin dan percaya bahwa Nama Ketua BEM Fakultas Georgafi UGM 2010 sudah tertulis dalam catatan indah-Nya di atas sana..
Allah hanya ingin melihat seberapa besar ikhtiar selama ini..
Teruntuk sahabat, kakak, dan saudaraku M. Zain Wicaksono.. Insya Allah saat ini kita bergerak untuk satu tujuan : BEM GEORGAFI LEBIH BAIK"

Gue sepakat dengan pernyataannya itu.
Buat gue, menang atau kalah gak jadi masalah.

Dan seperti yang juga udah pernah gue bilang ke Mas Izzudin, Ketua BEM KM FGE UGM saat ini, bahwa:

"Di dalam perjuangan ini, menang atau kalah bukanlah masalah. Saya siap kalah. Tapi saya lebih siap lagi untuk menang!"

Berharap sang pemenang nanti adalah benar-benar orang pilihan...