Kemaren, gw dan beberapa teman-teman kampus mengadakan acara yang kerap diadakan pada saat bulan puasa, apalagi kalo bukan : BUKA PUASA BERSAMA.
Jenng..jengg..jeeenng..jeeeeeennngggg...!
(ada musik serem yang menyertai di belakang layar.)
Gw yakin (dan kalian mungkin juga berpikiran serupa) gak bakalan afdol kalo pas puasa kita gak ada buka bersama. Seenggaknya dalam 1 bulan, separah-parahnya orang yang berpuasa, pasti ada minimal 1 hari untuk buka bersama bersama orang-orang tercinta. Gw belom pernah ketemu orang yang seumur hidupnya, kalo pas bulan ramadhan, buka puasa sendirian. Yak, sendirian! SENDIRIAN.!!
Orang yang menyedihkan itu beli makanan diluar, terus dibungkus, dibawa masuk ke kamar, dan kunci pintu. Nungguin adzan sambil megang-megang perut dan kepala lantaran udah kelaperan. Begitu adzan maghrib berkumandang, dimakanlah nasi bungkus yang tadi dia beli diluar dengan lahapnya.
Dikamarnya.
Sendirian.
Tanpa ditemani siapapun.
Tragis sekali bukan?
Yaaa terlepas dari kenyang atau enggak, yang namanya buka puasa kalo sendirian itu pasti gak enak. Asli, gak enak!
Kita gak bisa bercengkrama dengan orang-orang terdekat. Gak bisa menyiapkan dan disiapkan hidangan bukaannya. Gak ada yang bisa kita ajak ngobrol dan bersenda gurau. Dan banyak lagi "gak bisa" serta "gak ada" yang lainnya.
Eniwei, kembali ke cerita.
Setelah buka bersama yang cukup gaduh dan berantakan, karena belasan orang mahasiswa yang tumpah ruah dalam kebersamaan tadi itu mungkin tidak pernah mengenal kalimat : kalo tempat berantakan, harus segera diberesin.
Cuman ada beberepa temen cewek yang bertanggung jawab dan berinisiatif tinggi yang bebersih setelah makan. Sedangkan yang lainnya? Melanjutkan acara makan bersama tadi dengan maen lempar-lemparan kartu remi dan nonton tivi. Benar-benar ciri dari pemuda-pemudi yang tak beradab.
Dan berita bagusnya adalah: gw termasuk didalamnya.
Setelah shalat isya dan shalat tarawih (kebetulan gw yang ditunjuk sebagai imanya secara paksa), sebagian teman-teman mulai "tumbang" dan pamit satu-persatu. Akhirnya sebagian orang yang tersisa sepakat untuk melanjutkan acara dengan sebuah permainan yang menyita tenaga dan pikiran bersama, yaitu main poker berjamaah.
Kenapa gw bilang permainan ini menyita tenaga dan pikiran? Kalo dianalisa sih pikiran emang tersita, lantaran kita harus menyusun kartu-kartu yang kita punya, membentuk formasi serangan yang ciamik untuk mengalahkan lawan main kita.
Nah kalo tenaga? Juga dibutuhkan wahai saudara-saudaraku. Karena orang yang kalah dalam 1 game dituntut untuk jongkok di game selanjutnya dan selanjutnya. Kalo mau duduk, ya harus memenangkan game selanjutnya. Harus jadi pemenang pertama!
Sungguh mengasyikkan dan menantang bukan?
At least, gw termasuk ke dalam orang-orang yang sangat jarang kalah! Jadi bisa menikmati permainan sambil duduk manis dan senyum mengembang.
Benar-benar malam yang menyenangkan karena gw mengakhiri pertandingan dengan tetap duduk.!
Selasa, 17 Agustus 2010
Minggu, 15 Agustus 2010
30 Kesalahan Sholat yang Sering Kita Lakukan (Part 2)
Dalam postingan sebelumnya sudah saya tulis 15 kesalahan sholat yang sering kita lakukan, bisa dilihat disini. Nah, menindak-lanjuti dari postingan yang sebelumnya itu, maka saya posting lagi lanjutannya, yaitu bagian keduanya. So, monggo di baca-baca.
16. Makan atau minum atau tertawa

“Para ulama berkesimpulan bahwa orang yang sholat dilarang makan dan minum. Juga ada kesepakatan di antara mereka bahwa jika seseorang melakukannya dengan sengaja maka ia harus mengulang sholatnya”
17. Mengeraskan suara hingga mengganggu orang-orang di sekitarnya
Ibnu Taimiyyah menyatakan, “Siapapun yang membaca Al-Qur’an dan orang lain sedang sholat sunah, maka tidak dibenarkan baginya untuk membacanya dengan keras karena akan mengganggu mereka. Sebab, Nabi Muhammad SAW pernah meninggalkan sahabat-sahabatnya ketika mereka sholat Ashar dan beliau bersabda, ‘Hai manusia setiap kalian mencari pertolongan dari Rabb kalian. Namun demikian, jangan berlebihan satu sama lain dengan bacaan kalian’.”
18. Menyela di antara orang-orang yang sedang sholat
Perbuatan ini terlarang, karena akan mengganggu. Orang yang hendak menunaikan sholat hendaknya sholat pada tempat yang ada. Namun jika dia melihat celah yang memungkinkan baginya untuk melintas dan tidak mengganggu, maka hal itu diperbolehkan. Larangan ini lebih ditekankan pada jama’ah sholat Jumat, hal itu betul-betul dilarang. Nabi Muhammad SAW bersabda tentang mereka yang melintasi batas sholat, “Duduklah! Kamu mengganggu dan terlambat datang”.
19. Tidak meluruskan shaf

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Luruskan shafmu, sesungguhnya meluruskan shaf adalah bagian dari mendirikan sholat yang benar” (HR. Bukhari dan Muslim).
20. Mengangkat kaki dalam sujud
Hal ini bertentangan dengan yang diperintahkan sebagaimana diriwayatkan dalam dua hadits yang shahih dari Ibnu Abbas RA, “Nabi Muhammad SAW telah memerintahkan bersujud dengan tujuh anggota tubuh dan tidak mengangkat rambut atau dahi (termasuk hidung), dua telapak tangan, dua lutut, dan dua telapak kaki”. Jadi seseorang yang sholat (dalam sujud), harus dengan dua telapak kaki menyentuh lantai dan mengarahkan jari-jari kaki menghadap kiblat. Tiap bagian kaki harus menyentuh lantai. Jika diangkat salah satu dari kakinya, sejudnya tidak benar, sepanjang dia lakukan itu dalam sujud.
21. Meletakkan tangan kiri diatas tangan kanan dan memposisikannya di leher
Hal itu berlawanan dengan sunah karena Nabi Muhammad SAW meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dan meletakkan keduannya di dada beliau. Ini hadits hasan dari beberapa sumber yang lemah di dalamnya, tapi dalam hubungannya saling menguatkan di antara satu dengan yang lainnya.
22. Tidak berhati-hati untuk melakukan sujud dengan 7 anggota tubuh (seperti dahi, dengan hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua telapak kaki)
Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang hamba sujud, maka tujuh anggota tubuh harus ikut sujud bersamanya : wajahnya, kedua telapak tangan, kedua lutut, daan kedua kaki” (HR. Muslim).
23. Membunyikan persendian tulang dalam sholat
Ini adalah tindakan yang tidak dibenarkan dalam sholat. Hal ini didasarkan pada sebuah hadits dengan sanad yang baik dari Shu’bah budak Ibnu Abbas, yang berkata, “Aku sholat di samping Ibnu Abbas dan aku membunyikan persendianku.” Selesai sholat dia berkata, “Semoga kamu kehilangan ibumu!, karena membunyikan persendian ketika kamu sholat!”
24. Membunyikan dan mempermainkan antar jari-jari (tasbik) selama dan sebelum sholat

Rosulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian wudhu dan pergi ke masjid untuk sholat, cegahlah dia memainkan tangannya karena (waktu itu) ia sudah termasuk dalam (waktu) sholat.” (HR. Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi).
25. Menjadikan seseorang sebagai imam, padahal tidak pantas, dan ada orang lain yang lebih berhak
Merupakan hal yang penting bahwa seorang imam harus memiliki pemahaman tentang agama dan mampu membaca Al-Quran dengan benar. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Imam bagi manusia adalah yang paling baik membaca Al-Quran” (HR. Muslim)
26. Wanita masuk ke masjid dengan mempercantik diri atau bedandan atau memakai harum-haruman
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jangan biarkan perempuan yang berbau harum menghadiri sholat Isya bersama kita.” (HR. Muslim).
27. Sholat dengan pakaian yang bergambar, apalagi gambar makhluk bernyawa
Termasuk pakaian yang terdapat tulisan atau sesuatu yang bisa merusak konsentrasi orang yang sholat di belakangnya.
28. Sholat dengan sarung, gamis, atau celana yang musbil (melebihi mata kaki)
Banyak hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan larangan berbuat isbal, diantaranya:
- Rasulullah SAW bersabda, “sesungguhnya Allah tidak menerima sholat seorang lelaki yang memakai sarung dengan cara musbil.” (HR. Abu Dawud(1/172) no. 638)
- Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT tidak (akan) melihat sholat seseorang yang mengulurkan sarungnya sampai ke bawah (musbil) dengan perasaan sombong.” (Shahih Ibnu Khuzaimah 1/382)
- Rasulullah SAW bersabda, “Sarung yang melebihi kedua mata kaki, maka pelakunya di dalam neraka.” (Bukhari. 5887)
29. Sholat di atas pemakaman atau menghadapnya
Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai masjid. Karena sesungguhnya aku telah melarang kalian untuk melakukan hal itu.” (HR. Muslim: 532)
30. Sholat tidak menghadap ke arah sutrah (pembatas)
Nabi Muhammad SAW melarang perbuatan tersebut seraya bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian sholat menghadap sutrah, hendaklah ia mendekati sutrahnya sehingga setan tidak dapat memutus sholatnya.” (Shahih Al-Jami’: 650)
Inilah contoh perbuatan beliau, Rasulullah SAW, “Apabila beliau sholat di tempat terbuka yang tidak ada sesuatu pun yang menutupinya, maka beliau menancapkan tombak di depannya, lalu sholat menghadap tombak tersebut, sedang para sahabat makmum dibelakangnya. Beliau tidak membiarkan ada sesuatu yang lewat di antara dirinyadan sutrah tersebut.” Shifat Sholat Nabi Muhammad SAW, karya Al-Albani (hal: 55)
===
Dirangkum dari
“40 Kesalahan Sholat oleh Syaikh Muhammad Jibrin & Al-Qaulul Mubin Fi Akhtail Mushallin, Syaikh Masyhur Hasan Salman”
Jumat, 13 Agustus 2010
Mas-Mas
Tahun pelajaran baru akan segera tiba. Minggu-minggu ini di kampus gw, temen-temen yang pada pulang kampung ke rumahnya masing-masing juga bakalan balik lagi, karena ada pengisian KRS. Jadi rame lagi kampusnya.
Gw yang enggak sempet pulang lantaran ngambil Semester Pendek untuk perbaikan nilai salah satu mata kuliah yang menyebalkan itu, termasuk orang yang seneng dengan kehadiran teman-teman yang pada kembali kesini. Karena selain rame, mayoritas pasti pada bawa oleh-oleh dan uang saku yang cukup melimpah (hasil dari morotin orang tuanya dengan alesan lagi bulan puasa). Jadi inilah kesempatan gw untuk makan enak dengan dana yang minim.
Harus dimanfaatkan..!! pokoknya HARUS..!!
Eniwei, terlepas dari kepulangan mereka untuk ngisi KRS, ini adalah awal dari semester baru. Dengan adek-adek angkatan yang baru dan mata kuliah yang baru juga.
Gw masih gak bisa ngebayangin nanti bakalan dipanggil "mas" sama adek-adek angkatan gw yang lucu-lucu dan manis-manis itu. Hahahaa..
dipikiran gw bakalan ada kalimat-kalimat tanya seperti ini dari mulut mereka.
"Mas-mas..mas Zen, kos-nya dimana sih? saya belum dapet kosan nih"
atau:
"Mas Zen, tadi perlengkapan ospek yang diumumin buat besok apa aja sih mas? aku gak nyatet e tadi, ketinggalan."
bisa juga kayak gini:
"Mas Zen, mata kuliah yang ini aku kurang begitu ngerti e mas, bisa tolong ajarin gak?"
mungkin juga ada yang seperti ini:
"Mas Zen, mas Zen.. udah punya cewek beloooom sih..?? "
Jiahahahaaaa... !
Rasanya semua pertanyaan-pertanyaan itu tidak lama lagi akan ditanyakan oleh adek-adek angkatan yang cantik-cantik dan manis-manis. Duh, jadi gak sabar pengen cepet-cepet menyambut mereka waktu ospek.
Dan berita buruknya adalah :
Gw baru inget, kenyataannya gw gak lolos jadi panitia ospek.!
pait.!
*terkadang kehidupan itu memang tidak selalu sesuai dengan keinginan kita, Jendral..!!
Gw yang enggak sempet pulang lantaran ngambil Semester Pendek untuk perbaikan nilai salah satu mata kuliah yang menyebalkan itu, termasuk orang yang seneng dengan kehadiran teman-teman yang pada kembali kesini. Karena selain rame, mayoritas pasti pada bawa oleh-oleh dan uang saku yang cukup melimpah (hasil dari morotin orang tuanya dengan alesan lagi bulan puasa). Jadi inilah kesempatan gw untuk makan enak dengan dana yang minim.
Harus dimanfaatkan..!! pokoknya HARUS..!!
Eniwei, terlepas dari kepulangan mereka untuk ngisi KRS, ini adalah awal dari semester baru. Dengan adek-adek angkatan yang baru dan mata kuliah yang baru juga.
Gw masih gak bisa ngebayangin nanti bakalan dipanggil "mas" sama adek-adek angkatan gw yang lucu-lucu dan manis-manis itu. Hahahaa..
dipikiran gw bakalan ada kalimat-kalimat tanya seperti ini dari mulut mereka.
"Mas-mas..mas Zen, kos-nya dimana sih? saya belum dapet kosan nih"
atau:
"Mas Zen, tadi perlengkapan ospek yang diumumin buat besok apa aja sih mas? aku gak nyatet e tadi, ketinggalan."
bisa juga kayak gini:
"Mas Zen, mata kuliah yang ini aku kurang begitu ngerti e mas, bisa tolong ajarin gak?"
mungkin juga ada yang seperti ini:
"Mas Zen, mas Zen.. udah punya cewek beloooom sih..?? "
Jiahahahaaaa... !
Rasanya semua pertanyaan-pertanyaan itu tidak lama lagi akan ditanyakan oleh adek-adek angkatan yang cantik-cantik dan manis-manis. Duh, jadi gak sabar pengen cepet-cepet menyambut mereka waktu ospek.
Dan berita buruknya adalah :
Gw baru inget, kenyataannya gw gak lolos jadi panitia ospek.!
pait.!
*terkadang kehidupan itu memang tidak selalu sesuai dengan keinginan kita, Jendral..!!
Langganan:
Postingan (Atom)

